Ingin Cabut Gigi Geraham Atas? Pahami Resikonya

Friday, December 22nd, 2017 - Uncategorized

Gigi merupakan salah satu bagian mulut yang memiliki peranan sangat besar dalam sistem pencernaan. Tanpa gigi, proses pencernaan akan sedikit terhambat, karena makanan yang masuk ke dalam tubuh tidak dihaluskan terlebih dahulu.

Meskipun memiliki peran yang cukup vital, karena beberapa alasan tertentu, gigi sering kali terpaksa harus dibuang atau pun dicabut. Gigi geraham atas misalnya, ketika bagian gigi ini sudah berlubang parah, maka mau tidak mau gigi harus segera dicabut untuk menghindari timbulnya rasa sakit yang mungkin timbul.
bahaya cabut gigi geraham atas

Nah, untuk Anda yang memiliki lubang pada gigi geraham atas, dan ingin segera mencabutnya, berikut merupakan beberapa dampak dan komplikasi yang mungkin timbul ketika dan setelah pencabutan gigi geraham atas dilakukan :

Dampak dan Komplikasi Cabut Gigi Geraham Atas

Resiko Cabut Gigi Geraham Atas

Walaupun tidak terlalu berbahaya, Menurut drg. Citra Kusumasari, SpKG, pencabutan gigi geraham bagian atas dapat menimbulkan beberapa akibat dan dampak negatif seperti berikut ini :

Komplikasi Saat Pencabutan

Pendarahan – bagi orang-orang yang memiliki riwayat penyakit hati, pernah mengonsumsi aspirin dosis tinggi, atau pun pernah menerima terapi antikoagulan, pencabutan gigi geraham atas biasanya akan menimbulkan pendarahan yang cukup parah.

Fraktur Tulang Rahang – jika proses pencabutan gigi geraham atas tidak dilakukan dengan baik, maka kemungkinan terjadinya fraktur (patah) tulang rahang atas akan semakin besar.
amankah cabut gigi geraham atas

Cidera Jaringan Lunak – pencabutan gigi geraham bagian atas biasanya cenderung lebih sulit untuk dilakukan dibandingkan dengan pencabutan gigi bagian lainnya. dampaknya, kemungkinan timbulnya cidera jaringan lunak saat pencabutan berlangsung cenderung lebih besar. Beberapa cidera yang mungkin timbul yaitu luka sobek, luka bakar, dan empisema subkutan.

Pergeseran Gigi – selain beberapa dampak di atas, pencabutan gigi geraham bagian atas juga dapat menimbulkan pergeseran struktur gigi. Pergeseran struktur gigi geraham atas ini biasanya mengarah ke bagian sinus rahang atas, bagian rongga hidung, dan ke bagian fossa infratemporalis. Jika tidak diantisipasi dengan baik, pergeseran gigi ini dapat menimbulkan rasa sakit dan juga gangguan pada bagian rongga mulut dan hidung.

Komplikasi Setelah Pencabutan

Pendarahan – tidak hanya saat pencabutan, pendaharaan pasca pencabutan gigi geraham juga mungkin timbul, terutama jika pencabutan gigi dilakukan dengan teknik yang tidak tepat.

Pembengkakan – selain pendarahan, komplikasi yang mungkin terjadi pasca pencabutan gigi geraham atas adalah pembengkakan. Pembengkakan pada dasarnya merupakan reaksi yang normal sehingga tidak terlalu berbahaya dari aktivitas pencabutan gigi.
dampak dan efek gigi geraham atas dicabut

Alergi – untuk beberapa orang tertentu, obat yang diberikan oleh dokter untuk mempercepat proses penyembuhan luka akibat pencabutan gigi juga dapat menimbulkan alergi. Alergi yang mungkin timbul biasanya berupa bengkak – bengkak dan juga biduran.

Sulit Membuka Mulut – seperti yang telah dijelaskan di atas, pasca pencabutan gigi, bagian gusi tempat gigi yang dicabut berada biasanya akan mengalami pembengkakan, sehingga mulut menjadi lebih sulit untuk dibuka.

Rasa Sakit – dampak atau pun komplikasi yang terakhir yang juga tidak dapat dihindari yaitu timbulnya rasa sakit. Rasa sakit biasanya timbul ketika efek pemberian obat bius di sekitar gigi yang dicabut mulai hilang. Sebagai tindakan antisipasi, Anda sebaiknya mengonsumsi obat penghilang nyeri yang diberikan oleh dokter secara teratur.

Baca juga: Faktor Penyebab Karang Gigi | Cara Alami Menghilangkan Karang Gigi

Itulah beberapa dampak dan komplikasi yang mungkin timbul dalam aktivitas cabut gigi geraham atas. Meskipun ada banyak resiko, akibat, maupun efek samping yang mungkin timbul, jika memang diperlukan, Anda tidak perlu takut untuk mencabut gigi Anda, terutama ketika aktivitas pencabutan memang telah disarankan oleh dokter gigi yang Anda kunjungi.